Comitment to the Nation
Comitment to The Nations: Hari Anti Korupsi
By
Tanggal 9 Desember diperingati sebagai Hari Anti Korupsi Internasional. Peringatan Hari Anti Korupsi Internasional dipusatkan di kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). KPK bekerja sama dengan sejumlah lembaga seperti Indonesia Corruption Watch (ICW), kalangan perguruan tinggi, membangun "Kampung Antikorupsi" di halaman kantor KPK. Anak-anak hingga remaja dilibatkan dalam berbagai kegiatan pendidikan antikorupsi.
Direktur Eksekutif Indonesia Bisnis Link, Yanti mengatakanĀ keberadaan hari anti korupsi sangat penting sebagai pengingat bahwa korupsi harus diperangi. Tanpa ada satu hari yang mengingatkan, maka korupsi akan dilupakan.<
br />Indonesia sangat beruntung telah memiliki KPK. Keberadaan KPK sejak sekitar 6 tahun lalu merupakan komitmen bersama untuk memerangi korupsi. Tanpa KPK, upaya pemberantasan korupsi akan berjalan sangat lambat.
Kesadaran masyarakat terhadap tindak pidana korupsi saat ini sudah jauh meningat dibandingkan belasan tahun lalu. Ketika krisis ekonomi tahun 97-98, tidak ada yang bicara tentang korupsi. Tapi sekarang semua orang bisa bicara korupsi. Kesadaran itu harus diikuti dengan komitmen untuk
Commitment to The Nation: Pemuda Indonesia
By
Benarkah pemuda kita hanya identik dengan hal-hal yang negatif, seperti tawuran, narkoba, dan seks bebas? Psikolog sekaligus Pemerhati Masalah Politik dan Kepemudaan, Muhamad Faisal mengatakan, tidak seluruh pemuda Indonesia identik dengan hal-hal negatif, banyak juga pemuda kita yang berprestasi.
Pemuda merupakan kelompok yang unik. Mereka harus didekati sebagai teman.Berbagai persoalan yang muncul seperti tawuran, narkoba, dan seks bebas terutama disebabkan oleh kurangnya mereka didekati sebagai teman oleh orangtua mereka. Misalnya orangtua terlalu sibuk, kurang perhatian dan sebagainya.
Berbicara tentang pemuda memang sangat menarik, karena di tangan merekalah diharapkan akan lahir para calon pemimpin bangsa. Jumlah pemuda di Indonesia diperkirakan mencapai 70-80 juta orang. Dengan jumlah ini maka pemuda Indonesia merupakan 40% jumlah pemuda di Asia Tenggara. Jumlah itu merupakan potensi sumber daya manusia yang sangat besar bagi Indonesia. Untuk itu sudah waktunya masalah kepemudaan diberi perhatian lebih, jangan hanya dijadikan target setiap kali pemilihan umum.
Keberadaan Kementerian Pemuda dan Olahraga
Comitment to The Nations: Dengan Guru Berkualitas Membangun Bangsa
By
Pendidikan merupakan pilar penting bagi kemajuan sebuah bangsa. Jika negara ingin maju, maka harus dimulai dari pendidikan. Semua komponen bangsa harus sepakat dengan hal ini. Ketua Umum Ikatan Guru Indonesia, Satria Dharma mengatakan, kalau kita sepakat dengan hal itu, maka kita harus benar-benar menjadikan pendidikan sebagai tujuan utama untuk kemajuan. Pendidikan merupakan dasar dari semua kemajuan, baik itu kemajuan ekonomi, budaya dan sebagainya. Kalau pendidikan lemah, maka semuanya akan lemah.
Guru merupakan ujung tombak dari pendidikan. Apakah kondisi guru di Indonesia saat ini sduah ideal? Menurut Satria Dharma, kondisi kulitas guru di Indonesia masih perlu ditingkatkan. Dari 2,7 juta guru yang tercatat, 50% diantaranya belum memenuhi kualifikasi dan kompetensi. Ini ironis, karena akan berpengaruh pada kualitas sumber daya manusia. Padahal jika kualitas guru bagus, meski fasilitas belajar mengajar tidak bagus, maka pendidikan akan tetap maju.
Untuk itu Ikatan Guru Indonesia sangat konsern dalam upaya memperbaiki kualitas para guru di tanah
Commitment to The Nation: Makna Qurban bagi Bangsa Indonesia yang Sedang Berduka
By
Hari Raya Idul Adha tahun ini jatuh ditengah berbagai bencana yang terjadi di negeri ini. Banjir di Wasior Papua, gempa dan tsunami diĀ Mentawai, serta letusan Gunung Merapi di Jawa Tengah. Untuk itu seluruh warga bangsa terutama umat Islam, harus bisa memaknai Idul Adha dengan baik, agar sesuai dengan kondisi bangsa yang sedang berduka, dan banyak saudara-saudara kita yang dirundung malang.<
br />Dalam program Commiment to The Nation di SmartFM pagi ini, Ustad Hasan Danil mengatakan, makna Idul Adha atau Idul Qurban harus dilihat dengan luas, tidak hanya terbatas pada ritual penyembelihan hewan qurban semata. Karena jika cuma itu, alangkah mudahnya berqurban, terutama bagi orang yang kelebihan harta, tinggal mengeluarkan uang jutaan rupiah, beli hewan qurban, lalu selesai tanpa ada makna dan hikmah yang dipetik.
Qurban sangat luas, tidak hanya terbatas pada hewan saja, meski qurban memang yang diwajibkan bagi mereka yang mampu. Ditengah kondisi bangsa yang tengah berduka
Commitment to The Nation: Gerakan Indonesia Mengajar sebagai Ajang Latihan Kepemimpinan Generasi Muda
By
51 sarjana yang lolos seleksi sebagai guru dalam Gerakan Indonesia Mengajar,akan digembleng sikap kepemimpinannya. Betapa tidak, di daerah tempat mereka bertugas nanti, mereka bukan hanya mengajar, lalu selesai, akan tetapi mereka akan berhadapan dengan berbagai kondisi yang memerlukan strategi untuk mengatasinya.
Penggagas Gerakan Indonesia Mengajar, yang juga Rektor Universitas Paramadina Anis Baswedan mengatakan, mereka ditantang untuk kreatif danmencari terobosan dalam mencari solusi dari berbagai persoalan. Mereka akan digembleng kepemimpinannya dan daya tahannya, dalam menghadapi situasi sulit yang mereka hadapi di tempat bertugas. Mereka akan bertugas di pedesaan, yang minim fasilitas. "Setahun mereka mengajar, seumur hidup mereka menginspirasi. Setahun mereka belajar kepemimpinan, seumur hidup mereka memancarkan kepemimpinan. Ini adalah latihan kepemimpinan yang konkrit", kata Anis Baswedan.
51 sarjana yang terpilih sebagai guru, lolos seleksi dari 1.838 peserta. Mereka akan dikirim sebagai guru di daerah pelosok di 5 Kabupaten yaitu Bengkalis-Riau, Tulagn Bawang Barat-Lampung, Paser-Kalimantan Timur, Majene-Sulawesi Barat, dan Halmahera Selatan-Maluku Utara.
Commitment to The Nation: Gerakan Indonesia Mengajar
By
Universitas Paramadina melakukan sebagai sebuah terobosan alternatif di dunia pendidikan. Lewat program "Gerakan Indonesia Mengajar" akan dikirim pengajar berkualitas ke sejumlah daerah pelosok di tanah air, yang kekurangan guru Sekolah Dasar (SD). Rektor Universitas Paramadina, yang juga penggagas Gerakan Indonesia Mengajar, Anis Baswedan mengatakan, pengajar yang dikirim terdiri dari 51 orang, mereka adalah generasi muda terbaik, yang lolos seleksi dengan jumlah peserta 1.838 orang. Mereka akan dikirim ke 5 Kabupaten, yaitu Bengkalis-Riau, Tulagn Bawang Barat-Lampung, Paser-Kalimantan Timur, Majene-Sulawesi Barat, dan Halmahera Selatan-Maluku Utara. Mereka akan mengabdi sebagai pengajar selama 1 tahun.
Besarnya minat generasi muda dalam program ini, menunjukkan masih banyak generasi muda yang peduli dengan masa depan bangsa. Mereka rela meninggalkan cita-cita yang menjanjikan kekayaan materi, untuk mengabdi demi kebaikan rakyat dan bangsa. Padahal mereka adalah sarjana-sarjana terbaik, yang akan diterima untuk bekerja di berbagai instansi.
Gerakan Indonesia Mengajar berangkat dari kepedulian akan dunia pendidikan di tanah air. Dari
Commitmen to The Nations: Milenium Development Goals
By
Milenium Development Goals menggambarkan keinginan negara-negara di dunia untuk memperbaiki kondisi manusia. Deklarasi Milenium dilakukan oleh para pemimpin dunia pada Bulan September 2000.
Ada 8 tujuan yang ingin dicapai dunia dalam Deklarasi Milenium tersebut:
1. Penanggulangan kemiskinan dan kelaparan.
2. Pendidikan untuk semua.
3. Mendorong kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan.
4. Mengurangi angka kematian anak.
5. Meningkatkan kesehatan ibu.
5. Memerangi HIV Aids dan penyakit utama.
6. Memastikan kelestarian lingkungan hidup.
7. Mengembangkan kemitraan global.
Kedelapan tujuan milenium itu harus tercapai pada tahun 2015. Adapun data-data yang digunakan untuk menyusun tujuan milenium adalah data tahun 1990.
Sampai tahun 2010, Indonesia sudah berhasil mencapai beberapa tujuan, antara lain penanggulangan kemiskinan dan pendidikan. Saat ini sudah terjadi penurunan angka kemiskinan, sekitar setengah dari jumlah penduduk miskin, dimana saat ini mereka berpenghasilan 1 US$/hari. Namun upaya penanggulangan kemiskinan masih harus ditingkatkan. Apalagi masih ada perdebatan tentang perlunya menaikkan standart garis kemiskinan menjadi 2

