Home | Refleksi Prie GS | Wabah Masa Depan, Yakni Lapar

Wabah Masa Depan, Yakni Lapar

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Refleksi Prie GS

Dari seorang sahabat yang sering menyerap masalah pertanian dan lingkungan, saya mendapat kabar yang mencemaskan, yaitu ancaman krisis pangan. Jika tidak ada aral melintang itu akan terjadi pada tahun 2020. Persoalannya, bagaimana masyarakat Indonesia mempersiapkan agar krisis itu bisa tertunda. Refleksi ini adalah bagian dari upaya itu, walau tidak banyak artinya.

Inilah waktunya untuk bergerak bersama-sama   untuk sebuah persoalan yang bisa dihadapi secara bersama. Untuk data-data teknis seperti ancaman kelaparan, biarlah menjadi tugas para ahli. Kita yang awam cukup dengan menangkap keganjilan yang mudah dilihat, yakni  anomali iklim. Indonesia mulai  meraskaan kalau  musim tinggal sebuah defnisi. Kemarau dan hujan bisa bertukar waktu kapan saja. Pertanian akan lumpuh siklusnya.

Hal  lain adalah terjadinya penyusutan lahan secara agresif. Di Pulau Jawa areal sawah diuruk untuk dijadikan tempat usaha, karena sawah tidak keramat lagi. Migrasi profesi terjadi secara besar-besaran. Petani lama yang sukses, tidak sukses melahirkan anak yang jadi petani.  Mereka memilih menjadi  anak kota. Mereka asing dengan sawah. Generasi itu menjual sawah. Kebangkrutan petani adalah sebuah  gejala yang nyata.

Petani yang masih bertahan hidup berada dalam tekanan besar karena guncangan abad informasi. Pragmatisme adalah wabah yang menakutkan yang menjangkiti petani. Pestisida jadi praktis.  Pola tanam menajdi prakts. Pemakaian pestisida yang agresif membuat hama bermutasi genetic. Hama baru muncul seperti monster. Hal itu dipermudah dengan pola tanam yang seragam. Seluruh penyebab kelangkaan pangan masa depan terjadi dengan lengkap dan serempak. Oleh karena itu tugas kita terutama Negara, untuk  memutus siklus itu sekuat yang kita bisa.

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

Post your comment

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in

as