Baut Kecil Dalam Sebuah Kapal

Tersebutlah sebuah kapal barang yang sangat besar dan baut kecil. Bersama ribuan baut lainnya, baut kecil itu menahan lempengan baja di lambung kapal. Ketika melintasi Samudra Hindia, baut kecil terancam terlepas. Jika bau kecil itu terlepas, maka ribuan baut juga terancam. Melihat itu, baut-baut lain berseru, “Siagalah baut kecil , pegangan yang erat! Kalau kamu terlepas, kami juga akan terlepas”. Ketika lambung kapal menyadari hal itu, ia berkata, “Jangan lepaskan dirimu baut kecil, kalau tidak kami akan tenggelam”.
Berita itu dengan cepat tersiar ke seluruh bagian kapal. Lempengan-lempengan baja, baut-baut, dan paku-paku, mengirim utusan ke baat kecil untuk memberi dorongan agar kuat, dan betapa keberadaannya sangat penting. Jika ia lepas , maka seluruh bagian kapal akan tercerai berai. Semua itu membesarkan hati baut kecil, bahwa dirinya penting bagi banyak pihak. Ia pun berjanji akan tetap kuat dan erat.
Cerita ini menunjukkan bahwa setiap orang dalam organisasi adalah penting. Tugas manajer dan pimpinanlah untuk membuat setiap warga dalam organisasi merasa dirinya penting. Ketika seseorang menyadari perannya vital dalam organisasi, maka dia akan menjadi kokoh dan kuat. Terjadi transformasi dalam dirinya untuk menjadi yang terbaik.
Baut itu adalah Anda. Banyak yang merasa hanya menjadi baut kecil dalam perusahaan. Sebetulnya tidak. Karena setiap individu adaah vital, dan jika diabaikan akan menjadi vatal. Semua warga dalam organisasi harus mendukung adanya apresiasi. Dengan demikian setiap baut merasa penting dan vital. Dengan demikian, mereka akan berusaha menampilkan kinerja yang terbaik, dan berusaha agar seluruh fungsi lain dalam organisasi berjalan dengan baik.



Post your comment